Gateway dalam Business Process Model and Notation (BPMN) merupakan elemen penting yang digunakan untuk mengendalikan alur proses dengan membagi atau menggabungkan jalur berdasarkan kondisi. Panduan ini akan membahas berbagai jenis gateway dalam BPMN, tujuannya, serta cara menggunakannya secara efektif dengan contoh-contoh.

Ikon:Berbentuk berlian dengan tanda “X”
Keterangan:Saat membagi, ia mengarahkan alur urutan ke tepat satu dari cabang keluaran. Saat menggabungkan, ia menunggu satu cabang masuk selesai sebelum memicu alur keluaran.
Contoh:
Ikon:Berbentuk berlian dengan lingkaran
Keterangan:Selalu diikuti oleh peristiwa tangkap atau tugas terima. Alur urutan diarahkan ke peristiwa/tugas berikutnya yang terjadi terlebih dahulu.
Contoh:
Ikon:Berbentuk berlian dengan tanda “+”
Deskripsi: Ketika digunakan untuk membagi alur urutan, semua cabang keluaran diaktifkan secara bersamaan. Saat menggabungkan cabang paralel, ia menunggu hingga semua cabang masuk selesai sebelum memicu alur keluaran.
Contoh:
Ikon:Berlian dengan “O”
Deskripsi: Saat membagi, satu atau lebih cabang diaktifkan. Semua cabang masuk yang aktif harus selesai sebelum digabungkan.
Contoh:
Ikon:Berlian dengan lingkaran dan “X”
Deskripsi: Setiap kejadian berikutnya memulai instans proses baru.
Contoh:
Ikon:Berlian dengan lingkaran dan tanda “+”
Deskripsi:Terjadinya semua peristiwa berikutnya memulai instansiasi proses baru.
Contoh:
Ikon:Berlian dengan tanda bintang (*)
Deskripsi:Perilaku penggabungan dan percabangan yang kompleks yang tidak dapat ditangkap oleh gateway lainnya.
Contoh:
Gerbang BPMN adalah alat yang kuat untuk mengendalikan alur proses bisnis. Dengan memahami berbagai jenis gerbang dan penggunaannya, Anda dapat membuat diagram BPMN yang jelas dan efektif yang secara akurat merepresentasikan proses bisnis Anda. Baik Anda pemula maupun pemodel proses yang berpengalaman, menguasai gerbang BPMN akan meningkatkan kemampuan Anda dalam merancang dan meningkatkan proses bisnis.