Read this post in: de_DEen_USes_ESfr_FRhi_INjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW

Belajar BPMN dengan Contoh: Panduan Lengkap

BPMN16 hours ago

Model dan Notasi Proses Bisnis (BPMN) adalah representasi grafis standar untuk menentukan proses bisnis dalam suatu alur kerja. Ini menyediakan metode visual untuk memahami dan berkomunikasi langkah-langkah yang terlibat dalam proses bisnis, sehingga memudahkan analisis, peningkatan, dan otomatisasi proses-proses tersebut. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi BPMN melalui contoh rinci, menguraikan setiap elemen dan signifikansinya.

Pengantar tentang BPMN

BPMN dirancang agar mudah dipahami oleh semua pemangku kepentingan bisnis, mulai dari analis bisnis yang membuat dan menyempurnakan proses hingga pengembang teknis yang bertanggung jawab atas pelaksanaannya. Notasi ini sangat intuitif, menggunakan berbagai elemen grafis untuk mewakili bagian-bagian berbeda dari suatu proses.

Elemen-Elemen Utama BPMN

  1. Kolam dan Lintasan: Ini mewakili peserta utama dalam suatu proses dan peran atau departemen mereka.
  2. Peristiwa: Mewakili sesuatu yang terjadi selama proses (misalnya, awal, akhir, peristiwa antara).
  3. Kegiatan: Pekerjaan yang dilakukan dalam suatu proses bisnis.
  4. Gerbang: Titik keputusan yang menentukan alur proses.
  5. Arsip: Informasi tambahan yang memberikan konteks lebih lanjut tentang proses.
  6. Objek Alur: Menghubungkan elemen-elemen untuk menunjukkan urutan kegiatan.

Contoh Diagram BPMN

Mari kita uraikan diagram BPMN langkah demi langkah untuk memahami bagaimana elemen-elemen ini bersatu membentuk representasi proses bisnis.

Gambaran Umum Diagram

Diagram BPMN contoh ini menggambarkan proses penanganan kargo yang melibatkan dua pelaksana dalam suatu organisasi.

Penguraian Diagram

  1. Kolam dan Lintasan:

    • Kolam: Mewakili seluruh organisasi yang terlibat dalam proses.
    • Lintasan: Membagi kolam menjadi pelaksana atau departemen yang berbeda. Di sini, kita memiliki dua lintasan: Pelaksana 1 dan Pelaksana 2.
  2. Peristiwa:

    • Peristiwa Awal: Ditandai dengan lingkaran, ini menandai awal proses. Dalam contoh ini, dipicu oleh pemberitahuan kedatangan kargo.
    • Peristiwa Tengah: Diperlihatkan sebagai lingkaran dengan batas terbuka, ini menunjukkan peristiwa yang terjadi antara peristiwa awal dan akhir. Di sini diberi label “Tidak ada.”
    • Peristiwa Akhir: Ditandai dengan lingkaran tebal, ini menunjukkan penyelesaian proses. Dalam hal ini, adalah pembaruan ketidaksesuaian.
  3. Aktivitas:

    • Inventaris Kargo: Ini adalah aktivitas pertama yang dilakukan oleh Pelaksana 1 setelah pemberitahuan kedatangan kargo.
    • Lengkapi Dokumen Kargo: Aktivitas berikutnya, yang dilakukan setelah kargo diinventarisasi.
    • Perbarui Ketidaksesuaian: Aktivitas yang dilakukan oleh Pelaksana 2 jika ketidaksesuaian ditemukan.
  4. Gerbang:

    • Gerbang Eksklusif: Diperlihatkan sebagai bentuk berlian, ini berfungsi sebagai titik keputusan. Di sini menentukan apakah ketidaksesuaian ditemukan, mengarahkan alur secara sesuai.
  5. Artifak:

    • Anotasi Teks: Memberikan informasi tambahan tentang proses. Dalam diagram ini, menjelaskan “anotasi teks (artifak + asosiasi).”
    • Penyimpanan Data: Melambangkan tempat di mana data dapat dibaca atau ditulis selama proses. Di sini adalah “Database Inventaris.”
    • Objek Data: Melambangkan informasi yang dibutuhkan atau dihasilkan selama proses. Dalam hal ini, adalah “objek data.”
    • Asosiasi Data: Ditampilkan dengan panah, ini menunjukkan aliran data antara aktivitas dan penyimpanan data atau objek.

Alur Proses

  1. Peristiwa Awal: Proses dimulai dengan pemberitahuan kedatangan kargo.
  2. Inventaris Kargo: Pelaksana 1 melakukan inventarisasi kargo.
  3. Lengkapi Dokumen Kargo: Setelah inventarisasi, dokumen kargo selesai dilengkapi.
  4. Gerbang Eksklusif: Keputusan dibuat berdasarkan apakah terdapat ketidaksesuaian yang ditemukan.
    • Jika tidak ditemukan ketidaksesuaian, penyelesaian dokumen kargo ditutup.
    • Jika ditemukan ketidaksesuaian, Pelaksana 2 memperbarui ketidaksesuaian tersebut.
  5. Kejadian Akhir: Proses berakhir dengan pembaruan ketidaksesuaian.

Kesimpulan

BPMN adalah alat yang kuat untuk memvisualisasikan dan mengelola proses bisnis. Dengan memecah diagram BPMN menjadi elemen-elemen penyusunnya, kita dapat memahami dengan jelas bagaimana alur proses berjalan, di mana keputusan dibuat, dan bagaimana data digunakan. Contoh ini menunjukkan kemudahan dan efektivitas BPMN dalam merepresentasikan proses bisnis yang kompleks, menjadikannya aset yang tak ternilai bagi peningkatan proses dan otomatisasi.

Referensi BPMN

  1. Panduan Lengkap untuk Visual Paradigm dalam Pemodelan Proses Bisnis
  2. Menyederhanakan Proses Bisnis dengan Perangkat Lunak Pemodelan Proses Bisnis BPMN Visual Paradigm
  3. Visual Paradigm: Solusi Komprehensif Anda untuk Pemodelan Perusahaan Terpadu
  4. Mengungkapkan BPMN: Panduan Komprehensif untuk Pemodelan Proses Bisnis
  5. Menavigasi Proses Bisnis dengan BPMN: Odisea Visual
  6. Visual Paradigm: Platform Pemodelan Visual All-in-One Terbaik untuk Arsitektur Perusahaan dan Desain Perangkat Lunak
  7. Alat Visual Paradigm Terbaik untuk Pemodelan Proses Bisnis
  8. Visual Paradigm: Alat Utama untuk Pemodelan ArchiMate EA
  9. Menguasai Alat BPMN Visual Paradigm: Panduan Pembelajaran Langkah demi Langkah
  10. Sederhanakan Pemodelan Proses Bisnis dengan Alat BPMN Visual Paradigm
  11. BPMN — Panduan Cepat
  12. BPMN Secara Singkat — dengan Alat BPMN Online Gratis & Contoh
  13. Panduan Komprehensif tentang BPMN
  14. Pemodelan Proses As-Is dan To-Be
  15. Bagaimana Melakukan Analisis Kesenjangan dengan BPMN?
  16. Visual Paradigm: Suite Komprehensif untuk Pengembangan Proyek TI dan Transformasi Digital
  17. Pengantar BPMN Bagian I – Visual Paradigm
  18. Tutorial BPMN dengan Contoh – Proses Pengajuan Cuti
  19. Bagaimana Cara Menggambar Diagram BPMN?
  20. Jenis-Jenis Aktivitas BPMN Dijelaskan
  21. Bagaimana Cara Membuat Diagram BPMN?
  22. Bagaimana Cara Mengembangkan Proses Bisnis As-Is dan To-Be?
  23. Bagaimana Cara Menggambar Diagram Proses Bisnis BPMN 2.0?
  24. Pengantar BPMN Bagian IV – Data dan Artefak
  25. Pengantar BPMN Bagian III – Alur dan Objek Penghubung
  26. Bagaimana Cara Menggambar Diagram Percakapan BPMN?
  27. Contoh Diagram Proses Bisnis: Urutan
  28. Contoh Diagram Proses Bisnis: Hadiah Nobel

Sidebar Search
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...