Read this post in: de_DEen_USes_ESfr_FRhi_INjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW

Panduan Lengkap tentang Jenis-Jenis Diagram BPMN

BPMN23 hours ago

Notasi Pemodelan Proses Bisnis (BPMN) adalah alat yang kuat untuk menggambarkan proses bisnis dalam bentuk diagram. Alat ini banyak digunakan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada berbagai pemangku kepentingan, sering kali melibatkan beberapa organisasi atau perusahaan. BPMN mendukung tiga kategori utama proses: Orkestrasi, Korespondensi, dan Kolaborasi. Panduan ini akan memberikan tinjauan mendalam mengenai setiap jenis diagram BPMN, tujuannya, dan cara penggunaannya.

1. Proses Orkestrasi

Definisi

Proses orkestrasi adalah proses standar dalam BPMN yang biasanya memodelkan satu sudut pandang koordinasi. Proses ini menggambarkan suatu proses dalam satu entitas bisnis dan terdapat di dalam sebuah Pool. Jenis proses ini biasanya memiliki konteks yang terstruktur dengan baik dan merupakan yang paling sering ditemui dalam diagram BPMN.

Karakteristik

  • Sudut Pandang Koordinasi Tunggal: Berfokus pada proses internal dari satu entitas bisnis.
  • Konteks yang Terstruktur Dengan Baik: Memiliki titik awal dan akhir yang jelas.
  • Terletak di dalam sebuah Pool: Menggambarkan batas-batas entitas bisnis.

Contoh

Proses orkestrasi yang umum mungkin melibatkan serangkaian tugas dalam sebuah perusahaan, seperti pemrosesan pesanan, di mana setiap tugas dilakukan oleh departemen yang berbeda dalam organisasi yang sama.

Collaboration Processes

2. Proses Korespondensi

Definisi

Proses korespondensi adalah jenis model baru yang diperkenalkan dalam BPMN 2.0. Proses ini berfokus pada interaksi antar peserta dan menekankan alur pesan daripada tugas-tugas rinci individu dalam suatu proses. Diagram korespondensi tidak termasuk dalam pool manapun dan digunakan untuk mendefinisikan bagaimana proses-proses individu saling berinteraksi.

Karakteristik

  • Interaksi Antara Peserta: Menunjukkan alur pesan antara entitas bisnis yang berbeda.
  • Tanpa Pool: Tidak termasuk dalam pool tertentu; berfokus pada interaksi antar proses.
  • Tugas Korespondensi: Terdiri dari tugas-tugas yang mendefinisikan pesan antar peserta.

Contoh

Diagram korespondensi mungkin menggambarkan interaksi antara produsen dan pelanggan dalam proses pemesanan penjualan. Pelanggan mengajukan pesanan, dan produsen mengonfirmasinya, dengan setiap tahap melibatkan pertukaran pesan antara kedua pihak.

Choreography Notation in BPMN 1.1

Tugas Korespondensi

  • Peserta yang Memulai dan Peserta yang Tidak Memulai: Setiap tugas melibatkan setidaknya dua peserta, dengan satu peserta yang memulai interaksi.
  • Definisi Pesan: Pesan antar peserta didefinisikan dalam tugas.
  • Representasi Visual: Peserta yang memulai ditampilkan dengan warna yang sama seperti tugas, sedangkan peserta yang tidak memulai ditampilkan abu-abu.

3. Proses Kolaborasi

Definisi

Proses kolaborasi menggambarkan interaksi antara dua atau lebih entitas bisnis. Interaksi ini didefinisikan sebagai urutan aktivitas yang merepresentasikan pola pertukaran pesan antar entitas yang terlibat. Diagram kolaborasi dapat dikenali dari adanya lebih dari satu Pool.

Karakteristik

  • Beberapa Pool: Menunjukkan alur pesan antar entitas bisnis yang berbeda.
  • Urutan Interaksi: Menentukan urutan aktivitas dan pertukaran pesan.
  • Kotak Hitam atau Proses Rinci: Pool dapat kosong, berupa kotak hitam, atau menampilkan proses rinci di dalamnya.

Contoh

Proses kolaborasi mungkin melibatkan skenario pembelian di mana pelanggan berinteraksi dengan pengecer dan pengangkut. Setiap entitas memiliki proses internalnya sendiri, tetapi diagram kolaborasi berfokus pada pertukaran pesan antara mereka.

Proses Publik vs Privat

Proses Pribadi (Internal)

  • Alur Proses Rinci: Menunjukkan alur proses rinci untuk setiap mitra.
  • Fokus Internal: Berfokus pada proses internal dalam satu organisasi.

Proses Publik

  • Kerja Sama Antar Organisasi: Menggambarkan interaksi antar organisasi yang berbeda.
  • Kotak Hitam: Menganggap proses internal mitra sebagai “kotak hitam”.
  • Pertukaran Informasi: Menentukan informasi dan objek yang ditukar antar mitra.

Diagram Percakapan BPMN

Definisi

Diagram percakapan BPMN, yang diperkenalkan dalam BPMN 2.0, memberikan tampilan tingkat tinggi mengenai komunikasi antara peserta. Mereka tidak mencakup logika proses dan berfokus pada percakapan antara peserta tanpa menampilkan alur pesan individu.

Karakteristik

  • Tampilan Tingkat Tinggi: Menunjukkan komunikasi keseluruhan antara pihak-pihak.
  • Elemen Elemen Node Percakapan: Direpresentasikan oleh segienam.
  • Tautan Percakapan: Direpresentasikan oleh garis ganda.

Contoh

Model percakapan pada Gambar di bawah ini merupakan representasi dari komunikasi atau pesan antara peran peserta yang ditampilkan dalam model Choreography pada Gambar pada contoh 2 di atas. Dalam kasus ini, model percakapan menggambarkan gambaran keseluruhan komunikasi antara pihak-pihak. Namun demikian, model ini tidak menunjukkan urutan komunikasi seperti yang ditampilkan dalam model Choreography.

Choreography Diagram Example: MIS

Kesimpulan

Diagram BPMN merupakan alat penting untuk memodelkan proses bisnis, dan memahami berbagai jenisnya—Orkestrasi, Choreography, dan Kolaborasi—sangat penting untuk manajemen proses yang efektif. Setiap jenis memiliki tujuan khusus dan memberikan perspektif unik terhadap proses bisnis, menjadikan BPMN sebagai alat yang serbaguna dan kuat untuk pemodelan proses bisnis.

Sidebar Search
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...