Read this post in: de_DEen_USes_ESfr_FRhi_INjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW

ArchiMate NEXT (Snapshot Spesifikasi 1) – Panduan Lengkap

ArchiMate23 hours ago

Pendahuluan: Evolusi ArchiMate

ArchiMate NEXT (diperkirakan sebagai ArchiMate 4.0) mewakili lompatan transformasi dari ArchiMate 3.2, dirancang untuk menyederhanakan, menyatukan, dan memperbarui bahasa pemodelan arsitektur perusahaan.
Versi ini merespons langsung tantangan kontemporer dalam pemodelan perusahaan:

  • Kompleksitas dan beban kognitif dalam mengelola model berlapis dan hierarkis

  • Sifat hibrida yang semakin meningkat dalam operasi bisnis (manusia + digital)

  • Kebutuhan akan keselarasan yang lebih jelas antara strategi, operasi, dan perubahan

Dengan menghilangkan redundansi, meredefinisikan konsep inti, dan memperkenalkan kerangka visual yang lebih intuitif, ArchiMate NEXT bermaksud membuat arsitektur lebih dapat diakses, dapat diambil tindakan, dan selaras dengan harapan pemangku kepentingan.

🔍 ArchiMate NEXT bukan sekadar pembaruan—ini adalah pergeseran paradigma. Ini berpindah dari pendekatan pelapisan yang kaku dan atas ke bawah ke arsitektur dinamis, modular, berbasis domain yang mencerminkan kenyataan perusahaan masa kini.


🔷 1. Revolusi Visual: Kerangka Kerja Hexagonion

🔄 Dari Matriks Berlapis ke Arsitektur Segienam

Perubahan yang paling mencolok secara visual dalam ArchiMate NEXT adalah penggantian tradisional matriks berlapis berbentuk persegi panjang dengan Kerangka Kerja Hexagonion—struktur segienam yang lebih mencerminkan lingkungan hibrida modern di mana manusia, sistem, dan proses bekerja sama secara dinamis.


🧩 Struktur Kerangka Kerja Hexagonion

Bagian Konten Tujuan Strategis
Pusat Hub Blok bangunan utama:

– Struktur Aktif
– Perilaku
– Struktur Pasif
– Motivasi (pada pusat mutlak)

Menunjukkan bahwatujuan pemangku kepentingan menggerakkan semua keputusan arsitektur. Motivasi adalah titik asal dari semua pemodelan.
Atas (Heksagon Pusat) Bisnis, Aplikasi, dan Teknologi domain (kini dipandang sebagai satu domain operasional terintegrasi) Mewakili enterprise inti operasional—di mana nilai diciptakan dan disampaikan.
Atas Kiri & Kanan Strategi & Motivasi domain

(misalnya, tujuan, kemampuan, persyaratan)

Memungkinkan pemodelanvisi perusahaan, tujuan, dan aspirasi jangka panjang.
Bawah Kiri & Kanan Implementasi & Migrasi domain

(misalnya, proyek, transisi, manajemen perubahan)

Mendukung pemodelan dari proses perubahan, peta jalan, dan siklus hidup proyek.

🎯 Wawasan Utama: Hexagonion berpindah dari pemikiran “atas ke bawah” dan mengadopsi model berpusat pada tujuan, berorientasi pada prosesmodel di mana motivasi mengalir keluar melalui semua domain.


🔷 2. Unifikasi: Menghancurkan Silo Lapisan

ArchiMate NEXT menggantikan batas lapisan yang kaku dengan fleksibel Domain, menghilangkan redundansi dan memungkinkan pemodelan lintas domain. Beberapa elemen kunci telah digabungkan menjadi Domain Umum yang tidak bergantung pada domain.

Elemen yang Digabungkan Model Lama Model Baru
Perilaku Elemen terpisah: Layanan, Proses, Fungsi, Peristiwa Digabungkan Perilakuelemen (proses umum dapat mewakili tindakan manusia, alur kerja sistem, atau logika AI)
Kolaborasi Spesifik lapisan: Bisnis, Aplikasi, Teknologi Satu Kolaborasielemen di Domain Umum
Peran Peran Bisnis (hanya untuk manusia), Peran Aplikasi Umum Peran (dapat ditetapkan pada struktur aktif mana pun – manusia, perangkat lunak, perangkat keras)
Jalur Jalur sebagai konstruksi khusus teknologi Sekarang bagian dari Domain Umum; merepresentasikan urutan kejadian, proses, atau tindakan

✅ Manfaat: Satu “Proses” sekarang dapat memodelkan alur kerja yang melibatkan:

  • Seorang agen manusia

  • Sistem CRM

  • Seorang validator AI

    —tanpa perlu menduplikasi logika atau membuat jenis proses terpisah.

⚠️ Perhatian: Dalam model yang kompleks, label dan deskripsi menjadi krusial untuk membedakan antara perilaku bisnis dan teknis.


🔷 3. Menyederhanakan Metamodel: Penghapusan Utama

Untuk mengurangi beban kognitif dan menghilangkan elemen yang berulang, ArchiMate NEXT menghapus atau merevisi beberapa konsep yang kurang dimanfaatkan atau tumpang tindih.

Elemen Dihapus Strategi Penggantian
Hubungan Komposisi Digantikan oleh Agregasi atau Penugasan
Elemen Interaksi Diganti oleh Kolaborasi atau Layanan
Kendala Diganti oleh spesialisasi dari Persyaratan
Kontrak Diganti oleh spesialisasi dari Objek Bisnis
Kesenjangan Diganti oleh Penilaian atau Hasil
Representasi Diganti oleh Objek DataArtifak, atau Bahan

🚀 Mengapa? Elemen-elemen ini sering digunakan secara tidak konsisten atau menciptakan pemborosan model yang tidak perlu. Penghapusan mereka menjamin model yang lebih bersih, lebih tepat, dan kurang ambigu.


🔷 4. Peningkatan Metamode untuk Presisi

Meskipun penyederhanaan merupakan tema utama, ArchiMate NEXT juga memperkenalkan kemampuan yang kuatpeningkatan untuk meningkatkan akurasi dan ekspresivitas model.

✅ 4.1 Kardinalitas (Multiplicities)

  • Hubungan sekarang mendukungkendala multiplicity (contoh:1..*0..10..*)

  • Contoh: Sebuah “Pelanggan” dapat memilikisatu atau lebih pesanan (1..*), atau sebuah “Pesanan” dapat memilikinol atau satu pengiriman (0..1)

💡 Ini memungkinkan arsitek untuk mendefinisikan aturan tingkat instans secara langsung dalam model—tidak perlu dokumentasi eksternal.

✅ 4.2 Realisasi dari Jalur

  • Menggantikan yang lama “agregasi dari Jalur ke teknologi”

  • Baru:Hubungan realisasi dari sebuahStruktur Aktif ke Jalur

🔄 Contoh: Seorang “Agen Layanan Pelanggan” merealisasikan “Jalur Dukungan Pelanggan” selama sesi dukungan.

✅ 4.3 Visualisasi Standar

  • Perkenalan kode warna standar:

    • Biru = Bisnis (misalnya, Proses, Peran)

    • Hijau = Aplikasi (misalnya, Layanan, Fungsi)

    • Merah = Teknologi (misalnya, Data, Perangkat Keras)

  • Terpadu notasi kotak untuk:

    • Makna (mewakili apa)

    • Nilai (dampak bisnisnya)

    • Objek Bisnis (apa yang dimaksud)

🎨 Standarisasi ini meningkatkan keterbacaan, terutama dalam presentasi lintas fungsi.


🔷 5. Panduan: Kerangka Inti vs. Kerangka Lengkap

Untuk mendukung berbagai kasus penggunaan, ArchiMate NEXT memperkenalkan dua tingkat pemodelan:

Kerangka Lingkup Kasus Penggunaan
Rangka Kerja Inti Mencakup Umum, Bisnis, Aplikasi, dan Teknologi domain Pemodelan operasi dalam keadaan mantap, sistem “diam”, atau keadaan perusahaan saat ini
Rangka Kerja Lengkap Menambahkan Motivasi, Strategi, dan Implementasi & Migrasi domain Pemodelan perubahan strategis, peta jalan, penyelarasan tujuan, dan transisi proyek

📌 Praktik Terbaik:

  • Gunakan Rangka Kerja Inti untuk pemodelan operasional

  • Gunakan Rangka Kerja Lengkap ketika memodelkan perubahan, strategi, atau peta jalan keadaan masa depan


🔷 6. Migrasi dan Kompatibilitas Mundur

The Open Group telah memprioritaskan migrasi yang lancar dari ArchiMate 3.2 ke NEXT.

✅ Strategi Migrasi

  • Tidak ada perubahan bahasa besar dalam semantik

  • Sebagian besar elemen adalahdiganti dengan setara umum:

    • Peristiwa Implementasi → Peristiwa (umum)

    • Peran Bisnis → Peran (umum)

    • Peristiwa Aplikasi → Peristiwa dalam Perilaku

  • Model yang ada dapatdiresusun kembali dengan usaha minimal

🔄 Langkah Migasi

  1. Identifikasi semua elemen yang dihapus atau diganti nama

  2. Ganti mereka dengan setara umumnya

  3. Perbarui label dan deskripsi untuk mencerminkan konteks domain

  4. Verifikasi kardinalitas dan hubungan untuk ketepatan

  5. Visualisasi ulang menggunakan Kerangka Kerja Hexagonion

🏁 Model ArchiMate 3.2 yang ada dapat langsung diteruskan dengan sedikit atau tanpa perubahan—membuat pembaruan ini sangat praktis untuk adopsi di seluruh perusahaan.


🔷 7. Perspektif Praktisi & Kritik

✅ Kelebihan

  • Komunikasi yang disederhanakan antara bisnis, TI, dan pemangku kepentingan

  • Klaritas yang ditingkatkan dalam lingkungan hybrid (alur kerja manusia + digital)

  • Penurunan kelebihan model dan beban kognitif

  • Penyesuaian yang lebih baik dengan praktik agile modern, DevOps, dan transformasi digital

⚠️ Kritik dan Pertimbangan

Kekhawatiran Penjelasan
Kehilangan presisi dalam model kompleks Penggabungan domain dapat menyamarkan perbedaan antara logika bisnis dan implementasi teknis. Pemodel harus lebih mengandalkan label, deskripsi, dan konteks untuk menjaga kejelasan.
Kebutuhan akan pelabelan yang lebih baik Tanpa pelabelan yang jelas, elemen-elemen yang disatukan (misalnya, Proses, Peran) dapat ditafsirkan secara keliru. Praktik terbaik: beri keterangan pada setiap elemen dengan konteks domain.
Manajemen Hubungan Pelayanan Hubungan layanan antara antarmuka dan struktur aktif internal (misalnya, layanan yang disediakan oleh komponen perangkat lunak) memerlukan pemodelan yang cermat untuk menghindari ambiguitas. Gunakan label yang jelas dan deskripsi kontekstual.
Kemungkinan terlalu abstrak Dalam lingkungan yang sangat teknis, penghapusan elemen khusus lapisan dapat menghasilkan model yang kekurangan kedalaman yang dibutuhkan untuk desain sistem yang rinci.

🛠️ Rekomendasi untuk Praktisi:

  • Gunakan Rangka Kerja Intiuntuk operasi harian

  • Gunakan Rangka Kerja Lengkapuntuk perencanaan strategis dan inisiatif perubahan

  • Selalu sertakan label deskriptifdan catatan kontekstualdalam model yang kompleks

  • Validasi model bersama pemangku kepentingan untuk memastikan kejelasan dan keselarasan


📚 Tabel Ringkasan: Perubahan Utama dalam ArchiMate NEXT

Fitur ArchiMate 3.2 ArchiMate NEXT
Rangka Visual Matriks berlapis berbentuk persegi panjang Hexagonion (berbentuk segienam, pusat)
Konsep Inti Lapisan (Bisnis, Aplikasi, Teknologi) Domain (Umum, Bisnis, Aplikasi, Teknologi)
Perilaku Elemen terpisah (Proses, Layanan, Fungsi) Perilaku Terpadu
Kolaborasi Spesifik lapisan Kolaborasi Tunggal
Peran Peran Bisnis saja Peran Umum
Jalur Spesifik teknologi Bagian dari Domain Umum
Elemen yang Dihapus Komposisi, Kendala, Kesenjangan, Kontrak, Representasi Dihapus atau diganti
Kardinalitas Tidak didukung Didukung (misalnya, 1..*)
Kode Warna Tidak standar Standarisasi (Biru, Hijau, Merah)
Motivasi Implisit Ditempatkan secara eksplisit di tengah
Tingkat Kerangka Kerja Model tunggal Kerangka Dasar & Kerangka Lengkap

🚀 Pikiran Akhir: Mengapa ArchiMate NEXT Penting

ArchiMate NEXT bukan sekadar pembaruan teknis—ini adalah pergeseran filosofisdalam cara kita memikirkan arsitektur perusahaan.

❌ Model-model sebelumnya mengasumsikan pemisahan yang jelas antara bisnis dan TI.
✅ ArchiMate NEXT menerima integrasi, kolaborasi, dan nilai bersama.

Dengan menyederhanakan bahasa, menyatukan domain, dan menempatkan motivasi di pusat, hal ini memungkinkan arsitek untuk:

  • Bangun model yang lebih jelas dan lebih mudah dikomunikasikan

  • Fokus pada penyerahan nilai dan tujuan pemangku kepentingan

  • Model sistem hibrida dunia nyata lebih efektif

  • Dukungan transformasi digital dengan kelincahan dan ketepatan


✅ Memulai: Peta Jalan Praktis

Langkah Aksi
1 Ulas model ArchiMate 3.2 Anda saat ini untuk elemen-elemen khusus lapisan
2 Identifikasi elemen yang perlu diganti (misalnya, “Peristiwa Implementasi”, “Peran Bisnis”)
3 Ganti dengan setara umum (misalnya, “Peristiwa”, “Peran”)
4 Bangun kembali model menggunakan Kerangka Kerja Hexagonion
5 Tambahkan label dan deskripsi untuk memperjelas konteks domain
6 Validasi dengan pemangku kepentingan menggunakan Kerangka Kerja Inti atau Lengkap sesuai kebutuhan
7 Dokumentasikan perubahan dalam proses pemodelan dan materi pelatihan Anda

📎 Sumber Daya

  • Tangkapan Spesifikasi Resmi 1 – ArchiMate.org

  • Video Pelatihan & Lokakarya – Tersedia melalui Akademi ArchiMate

  • Forum Komunitas & Umpan Balik – Komunitas ArchiMate


💬 Kutipan Akhir

“ArchiMate NEXT tidak menggantikan arsitektur—ia menyempurnakannya. Ia membawa bahasa pemodelan perusahaan ke abad ke-21: lebih sederhana, lebih berpusat pada manusia, dan sangat selaras dengan operasi dunia nyata.”
— Kelompok Kerja ArchiMate, Open Group

Sidebar Search
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...