de_DEen_USes_ESfr_FRjapl_PLpt_PTru_RUvizh_CNzh_TW

Panduan Lengkap tentang Gateway BPMN

BPMN2 days ago

Gateway dalam Business Process Model and Notation (BPMN) merupakan elemen penting yang digunakan untuk mengendalikan alur proses dengan membagi atau menggabungkan jalur berdasarkan kondisi. Panduan ini akan membahas berbagai jenis gateway dalam BPMN, tujuannya, serta cara menggunakannya secara efektif dengan contoh-contoh.

Jenis-Jenis Gateway BPMN

1. Gateway Eksklusif

Ikon:Berbentuk berlian dengan tanda “X”

Keterangan:Saat membagi, ia mengarahkan alur urutan ke tepat satu dari cabang keluaran. Saat menggabungkan, ia menunggu satu cabang masuk selesai sebelum memicu alur keluaran.

Contoh:

  • Skenario: Proses Persetujuan Pinjaman
    • Kondisi: Periksa Skor Kredit
    • Hasil: Setujui Pinjaman atau Tolak Pinjaman

2. Gateway Berbasis Peristiwa

Ikon:Berbentuk berlian dengan lingkaran

Keterangan:Selalu diikuti oleh peristiwa tangkap atau tugas terima. Alur urutan diarahkan ke peristiwa/tugas berikutnya yang terjadi terlebih dahulu.

Contoh:

  • Skenario: Pemrosesan Pesanan
    • Kondisi: Menunggu Pembayaran atau Pembatalan
    • Hasil: Proses Pesanan atau Batalkan Pesanan

3. Gerbang Paralel

Ikon:Berlian dengan simbol “+”

Deskripsi: Ketika digunakan untuk membagi alur urutan, semua cabang keluaran diaktifkan secara bersamaan. Ketika menggabungkan cabang paralel, sistem menunggu semua cabang masuk selesai sebelum memicu alur keluaran.

Contoh:

  • Skenario: Perakitan Produk
    • Kondisi: Rakit Komponen Secara Bersamaan
    • Hasil: Selesaikan Perakitan Produk

4. Gerbang Inklusif

Ikon:Berlian dengan huruf “O”

Deskripsi: Saat membagi, satu atau lebih cabang akan diaktifkan. Semua cabang masuk yang aktif harus selesai sebelum digabungkan.

Contoh:

  • Skenario: Perencanaan Perjalanan
    • Kondisi: Pilih Kegiatan
    • Hasil: Pesan Hotel, Pesan Penerbangan, Sewa Mobil

5. Gerbang Berbasis Acara Eksklusif (Instansiasi)

Ikon:Berlian dengan lingkaran dan huruf “X”

Deskripsi: Setiap kejadian berikutnya akan memulai instans proses baru.

Contoh:

  • Skenario: Dukungan Pelanggan
    • Kondisi:Terima Keluhan Pelanggan
    • Hasil:Kelola Keluhan

6. Gateway Berbasis Peristiwa Paralel (Instansiasi)

Ikon:Berlian dengan lingkaran dan tanda “+”

Deskripsi:Terjadinya semua peristiwa berikutnya memulai instansiasi proses baru.

Contoh:

  • Skenario:Manajemen Proyek
    • Kondisi:Terima Beberapa Tugas
    • Hasil:Laksanakan Tugas Secara Bersamaan

7. Gateway Kompleks

Ikon:Berlian dengan tanda bintang (*)

Deskripsi:Perilaku penggabungan dan percabangan yang kompleks yang tidak dapat ditangkap oleh gateway lainnya.

Contoh:

  • Skenario: Alur Kerja Khusus
    • Kondisi: Logika Khusus
    • Hasil: Pemisahan Khusus

Praktik Terbaik dalam Menggunakan Gerbang BPMN

  1. Perjelas Kondisi: Pastikan kondisi untuk pemisahan dan penggabungan secara jelas didefinisikan dan dipahami oleh semua pemangku kepentingan.
  2. Gunakan Gerbang yang Sesuai: Pilih jenis gerbang yang tepat berdasarkan kebutuhan proses untuk menghindari kebingungan dan memastikan alur proses yang akurat.
  3. Dokumentasikan Keputusan: Dokumentasikan proses pengambilan keputusan di setiap gerbang untuk memberikan kejelasan dan transparansi.
  4. Validasi Model: Gunakan alat validasi BPMN untuk memeriksa kesalahan dan ketidakkonsistenan dalam diagram Anda.
  5. Berkolaborasi: Bagikan diagram Anda dengan anggota tim dan pemangku kepentingan untuk mengumpulkan masukan dan melakukan perbaikan.

Kesimpulan

Gerbang BPMN adalah alat yang kuat untuk mengendalikan alur proses bisnis. Dengan memahami berbagai jenis gerbang dan penggunaannya, Anda dapat membuat diagram BPMN yang jelas dan efektif yang secara akurat merepresentasikan proses bisnis Anda. Baik Anda seorang pemula maupun pemodel proses yang berpengalaman, menguasai gerbang BPMN akan meningkatkan kemampuan Anda dalam merancang dan meningkatkan proses bisnis.

Referensi BPMN

Sidebar Search
Loading

Signing-in 3 seconds...

Signing-up 3 seconds...