Notasi Pemodelan Proses Bisnis (BPMN) adalah alat yang kuat untuk menggambarkan proses bisnis dalam bentuk diagram. Alat ini banyak digunakan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada berbagai pemangku kepentingan, sering kali melibatkan beberapa organisasi atau perusahaan. BPMN mendukung tiga kategori utama proses: Orkestrasi, Korespondensi, dan Kolaborasi. Panduan ini akan memberikan tinjauan mendalam mengenai setiap jenis diagram BPMN, tujuannya, dan bagaimana cara menggunakannya.
Proses orkestrasi adalah proses standar dalam BPMN yang biasanya memodelkan satu sudut pandang koordinasi. Proses ini menggambarkan suatu proses dalam satu entitas bisnis dan terdapat di dalam sebuah Pool. Jenis proses ini biasanya memiliki konteks yang terstruktur dengan baik dan merupakan yang paling sering ditemui dalam diagram BPMN.
Proses orkestrasi yang umum mungkin melibatkan serangkaian tugas dalam sebuah perusahaan, seperti pemrosesan pesanan, di mana setiap tugas dilakukan oleh departemen yang berbeda dalam organisasi yang sama.

Proses korespondensi adalah tipe model baru yang diperkenalkan dalam BPMN 2.0. Proses ini berfokus pada interaksi antar peserta dan menekankan alur pesan daripada tugas-tugas rinci individu dalam suatu proses. Diagram korespondensi tidak termasuk dalam pool manapun dan digunakan untuk mendefinisikan bagaimana proses-proses individu saling berinteraksi.
Diagram choreography mungkin menggambarkan interaksi antara produsen dan pelanggan dalam proses pesanan penjualan. Pelanggan melakukan pemesanan, dan produsen mengonfirmasinya, dengan setiap tahap melibatkan pertukaran pesan antara kedua pihak.

Proses kolaborasi menggambarkan interaksi antara dua atau lebih entitas bisnis. Interaksi ini didefinisikan sebagai urutan aktivitas yang merepresentasikan pola pertukaran pesan antar entitas yang terlibat. Diagram kolaborasi dapat dikenali dari adanya lebih dari satu Kolam.
Proses kolaborasi mungkin melibatkan skenario pembelian di mana pelanggan berinteraksi dengan pengecer dan pengangkut. Setiap entitas memiliki proses internal sendiri, tetapi diagram kolaborasi berfokus pada pertukaran pesan antara mereka.
Diagram Percakapan BPMN, yang diperkenalkan dalam BPMN 2.0, memberikan tampilan tingkat tinggi mengenai komunikasi antara peserta. Mereka tidak mencakup logika proses dan berfokus pada percakapan antara peserta tanpa menampilkan alur pesan individu.
Model Percakapan pada Gambar di bawah ini merupakan representasi dari komunikasi atau pesan antara peran-peran yang terlibat yang ditampilkan dalam model Choreography pada Gambar pada contoh 2 di atas. Model Percakapan dalam kasus ini menggambarkan gambaran keseluruhan komunikasi antara pihak-pihak. Namun demikian, model ini tidak menunjukkan urutan komunikasi seperti yang ditampilkan dalam model Choreography.

Diagram BPMN merupakan alat penting untuk memodelkan proses bisnis, dan memahami berbagai jenisnya—Orkestrasi, Choreography, dan Kolaborasi—adalah krusial untuk manajemen proses yang efektif. Setiap jenis memiliki tujuan khusus dan memberikan perspektif unik terhadap proses bisnis, menjadikan BPMN sebagai alat yang serbaguna dan kuat untuk pemodelan proses bisnis.